JAKHUMFEST kali kedua, lagi lagi dibuat terpukau !


Lagi lagi weekend kemarin berfaedah. Membuka mata dan hati untuk bercermin dan merefleksikan diri bahwasanya masih banyak orang baik serta tulus diluar sana. Honestly, kadang pemikiran yang sempit ini hanya melihat sisi negatif saja, dan bersyukurnya ketika overthingking sudah berada di puncaknya, Alloh selalu menegur dengan memperlihatkan dan membuktikan banyak kebaikan yang kadang, sampai untuk berpikir itu saja tidak.



Hari Minggu, tepat tanggal 26 Januari berkesempatan untuk mengikuti event JAKHUMFEST di M Bloc Space Jakarta Selatan. Acara ini merupakan kali kedua diselenggarakan dan merupakan kegiatan dari Dompet dhuafa yang juga disponsori oleh Wardah, Suqma Id, beserta Tokopedia. JAKHUMFEST sendiri merupakan event yang bertujuan untuk bersama membangun rasa kemanusiaan, saling peduli dan berbagi khususnya millenials.



Acara dimulai pukul 10 dengan sesi HumaniTalk. Talkshow tersebut bertema Youth for the Earth dan menurut pandangan aku, bukan hanya sekedar cerita tapi lebih kearah positif untuk membangkitkan semangat dan gairah dalam melaksanakan kebaikan sebagaimana mestinya mahluk Tuhan yang diciptakan untuk saling membantu dan menjaga. HumaniTalk terbagi menjadi 2 sesi ; yakni sebelum dan sesudah Dzuhur. Narasumber merupakan para ahli di bidangnya, dengan berbagai pengalaman dan pastinya dari berbagai sudut pandang. Dari masalah lingkungan hingga kerelawanan.





Pada sesi 1, pembicara adalah Bapak Syamsul Ardiansyah (Manajer Lingkungan DD), Dhiti Sofia (Manajer Indonesia Diet Kantong Plastik), Marsya Nurmaranti (Excecutive Director Indorelawan), Dila Hadju (Founder Tumbuhijaurban), Swietenia Puspa (Exdir & Founder Divers Clean Action). Sedangkan sesi kedua tak kalah kerennya pembicara adalah para relawan dari DD beserta Tokopedia salam ngulik berkah yang launching umrah dengan cicilan insya Allah tanpa riba.

Ketulusan hati yang diniatkan untuk mendapatkan berkah, menjadi acuan tersendiri  mang Ade yang merupakan anggota relawan dari DD. Belum lagi, beliau mengabadikan dirinya sebagai relawan seumur hidup, begitu pula dengan anak dan juga istrinya. Satu lagi, kak dila memberikan semangat untuk tetap terus meminimalisir sampah dengan cara melakukan apapun yang kita bisa, walau sekecil apapun.

Setelah HumaniTalk, terdapat workshop yang dipandu oleh Chiki Fawzi berupa Melukis payung sebagai canvas, yang terinspirasi dari para seniman di Yogyakarta dan karyanya telah diekspor ke beberapa negara. Para seniman juga merupakan penerima manfaat dari salah satu binaan DD. Nah, inspiring banget kan acara dari DD.

Selain itu, malamnya ditutup dengan Sound of Humanity. Yang diisi oleh V1mast, Navicula dan juga Chiki Fawzi. Tiket dijual seharga 50k, dan akan didonasikan untuk program DD. Btw kalo kalian mau jadi salah satu donatur bisa banget klik disini.




Terdapat juga bazar yang hasil penjualan akan didonasikan, dan Humanity Exposure yang dipajang sepanjang jalan. Humanity Exposure sendiri merupakan dokumentasi dari bidikan disetiap musibah yang mana DD selalu turut serta dalam membantu para korban. Subhanallah. Semoga kita bisa menjadi bagian dari orang orang pencari berkah tsb ya, semangat !







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waroeng Kopi Klotok Pakem : wisata kuliner pembuka mata hati

Glamour with Vitalis? Why Not !